
Tidak sedikit grup musik lawas yang masih mempunyai cukup banyak penggemar. Salah satunya adalah Firehouse yang akan ‘membakar’ Jakarta dengan lagu-lagu hits dunia.
F IREHOUSE kembali ke Indonesia lewat promotor musik Original Production. Kedatangan Firehouse ini memang dalam rangkaian South East Asia World Tour 2009.
Tidak hanya Jakarta yang didatangi Firehouse. Masyarakat Kota Surabaya, Yogyakarta, Bali, Makassar, Balikpapan, Pekanbaru, Batam, Medan, dan Palembang juga akan dihibur grup asal Amerika itu.
Konser akan berlangsung mulai 18 Februari sampai 2 Maret mendatang.
Firehouse telah menjanjikan akan tampil sebaik mung kin dan membawakan lagu-lagu hits-nya, seperti Love a Life Time, Don’t Treat Me Bad, Here for You, Reach for the Sky, When I Look Into Your Eyes, Shake & Tumble, Hold Your Fire, Sleeping with You, dan lainnya.
Firehouse adalah grup pengusung musik rock yang terbentuk di Charlotte, Carolina Utara, pada 1989. Lewat debut albumnya berjudul sama dengan nama grup tersebut, Firehouse berhasil mencuri simpati dan perhatian para penggemar musik rock kala itu.
Tembang-tembang slow rock, seperti I Live My Life for You, Love of a Lifetime, atau When I Look Into Your Eyes, menjadi amat terkenal, tidak hanya di Amerika, melainkan di seluruh benua.
Atas prestasinya itu American Music Awards pada 1992 mengganjar Firehouse dengan penghargaan untuk kategori Best New Hard Rock/Metal Band, mengalahkan Nirvana dan Alice in Chains.
Selain itu, gitaris Bill Leverty jadi salah satu gitaris hard rock yang diperhitungkan. Permainannya yang ber-skill, tapi mampu mengontrol harmonisasinya. Dia menjadi salah satu gitaris terbaik dan mendapat pengakuan, baik dari para senior maupun juniornya.
Selain permainan gitarnya, yang harus diakui darinya adalah dalam hal penulisan lagu. Lirik-lirik romantis ditingkahi dengan musik rock membuat penjualan album Firehouse laris manis.
Album kedua diberi judul Hold Your Fire, yang juga meraih sukses. Album itu menduduki peringkat ke23 pada Billboard charts album. Pada 1995, Firehouse kembali menelurkan album berjudul 3, sayangnya kurang sukses. Meski demikian, album 3 bisa ber tengger di Billboard pada ranking ke-66.
Kepiawaian Bill bermain gitar memang membawa hoki bagi grup tersebut. Setelah gagal pada album 3, setahun kemudian Firehouse mengeluarkan album kompilasi akustik berjudul Good Accoustic yang sukses besar di Asia.
Sayangnya, album itu kurang disambut baik di Amerika dan Eropa. Karena, pada saat itu di dua benua tersebut sedang demam musik grunge dan alternatif yang diusung Nirvana dan Oasis.
Namun begitu, Firehouse tetap saja memiliki penggemar yang cukup banyak. Pada periode berikutnya, grup ini mengeluarkan album Category 5 (1999), Bring ‘Em Out Live (2000), O2 (2000), dan album Prime Time (2004).
Firehouse didirikan CJ Snare (vokalis), Bill Leverty (gitar), Michael Foster (drum), dan pemain bas Perry Richardson. Namun, Perry akhirnya keluar dan digantikan Allen McKenzie pada 2004.
Formasi terakhir itulah yang akan mereka bawa dalam konsernya di Indonesia mulai 18 Februari mendatang. (M-6) eri@mediaindonesia.com Konser Firehouse South East Asia World Tour 2009.
18 Februari-2 Maret 2009 di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Makasar, Balikpapan, Pekanbaru, Batam, Medan, dan Palembang. Harga tiket: VVIP Rp250.000, festival Rp150.000. Untuk Jakarta belum ditetapkan. Info lebih lanjut hubungi 021-7261190 dan 021-98563466.
: Media Indonesia, Sabtu 31 Januari 2009